Apa erti iktiqad dan aqidah ?
Ada beberapa perkataan yang selalu kita dengar dan jumpa di dalam masalah perkara Tauhid dan Mengesakan AlLah Ta'ala iaitu :
1. Perkataan Syarak, Syariat, Millah dan Din.
(Ugama) : erti perkataan-perkataan ini dalam pengertian ugama dan syarak, iaitu hukum - hukum yang telah AlLah Taala terangkan dan nyatakan melalui lisan Nabi kita Sayidina Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam bagi disampaikan kepada kita supaya kita junjung dan terima.
Atau erti (Ugama) : Iaitu perkara yang telah AlLah Taala hantarkan dan letakkan dan nyatakan yang
Sabtu, 20 Februari 2010
Kamis, 18 Februari 2010
ISLAM ITU MUDAK DAN FLEKSIBEL
Tulisan ini terinspirasi artikel ustadz Free7 di sini. Kendati kisah nyata di atas adalah sebatas pengalaman segelintir orang, namun ada banyak pelajaran penting yang dapat dipetik untuk mendapatkan pengertian yang baik dan cermat tentang Islam.
Tentu kita percaya, ada perbedaan yang begitu jauh antara perilaku orang awam dan perilaku orang yang berilmu. Karena itulah, Al-Quran mengingatkan kita, “Adakah sama antara orang yang tahu (alim) dengan orang yang tidak tahu (awam)?!” (QS.39:9). Dalam pengertian ayat tadi, sekalipun seorang itu mengerti agama, namun ia termasuk awam jika saja tidak bersikap bijak. Dalam istilah Quranik, kriteria ulama bukan sekedar berbekal pengetahuan agama; tetapi tingkat ketakutan mereka terhadap sang Khalik juga penting. “Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hambanya hanyalah ulama.” ( QS.35:28).
Tentu kita percaya, ada perbedaan yang begitu jauh antara perilaku orang awam dan perilaku orang yang berilmu. Karena itulah, Al-Quran mengingatkan kita, “Adakah sama antara orang yang tahu (alim) dengan orang yang tidak tahu (awam)?!” (QS.39:9). Dalam pengertian ayat tadi, sekalipun seorang itu mengerti agama, namun ia termasuk awam jika saja tidak bersikap bijak. Dalam istilah Quranik, kriteria ulama bukan sekedar berbekal pengetahuan agama; tetapi tingkat ketakutan mereka terhadap sang Khalik juga penting. “Sesungguhnya yang takut kepada Allah di antara hamba-hambanya hanyalah ulama.” ( QS.35:28).
Kamis, 11 Februari 2010
HUKUM KLONING DALAM PANDANGAN ISLAM
HUKUM KLONING DALAM PANDANGAN ISLAM
Belakangan ini telah berkembang satu teknologi baru yang mampu memduplikasi makhluk hidup dengan sama persis, teknologi ini dikenal dengan nama teknologi kloning. Kloning adalah teknik membuat keturunan dengan kode genetik yang sama dengan induknya pada makhluk hidup tertentu baik berupa tumbuhan, hewan, maupun manusia. Kloning telah berhasil dilakukan pada tanaman sebagaimana pada hewan belakangan ini, kendatipun belum berhasil dilakukan pada manusia
Langganan:
Postingan (Atom)